Waduh Pusing, banyak Phising! Tips jitu tangkis warta dusta

KilasRingkas Jan 05, 2021

Beredar sebuah link dengan narasi subsidi kuota belajar sebesar 75 gigabita (GB). Link ini beredar melalui WhatsApp, baru-baru ini.Akhirnya artikel ini lahir dari sebuah keresahan para bunda yang berkeluh kesah atas informasi hoax tersebut. Untuk itu hamba coba share tentang pengertian phising, kenapa bisa para bunda jadi target hingga cara menangkis situs yang bermuat info hoax. Simak bersama!

Pertama tama kita pilah dan bahas satu persatu...

Kenali berbagai macam kejahatan digital

Kejahatan digital ada banyak, namun disini hamba akan kenalkan satu dulu yaitu Scam, sederhananya sebuah berita elektronik dalam Internet yang membohongi dan bersifat menipu, sehingga pengirimnya akan mendapat manfaat dan keuntungan tertentu. Untuk target tidak ada spesifik sebenarnya karena scam terjadi bisa membabi buta. Namun di indonesia kali ini yang sering terjadi korbannya orang tua bisa ayah, bunda, paman, tante ataupun anak anak yang masih sekolah.

Kenapa targetnya para bunda?

Ini disebabkan Gen-X dan Baby boomers masih tahap adaptasi teknologi yang berkembang pesat, belum cukup ada waktu dan wawasan untuk memilah informasi benar atau hoax. Tak apa untuk itu nanti hamba akan berbagi informasi dan tips seputar k̶e̶h̶a̶m̶i̶l̶a̶n̶  berita hoax.

https://www.marketingcharts.com/digital-110439
https://www.marketingcharts.com/digital/social-media-110652

Kenapa para bunda bisa percaya informasi hoax?

Dilansir dari Survei Katadata Insight Center (KIC) bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menunjukkan, masyarakat Indonesia lebih mempercayai informasi yang beredar di media sosial ketimbang situs resmi pemerintah. Platform yang paling dipercaya yakni WhatsApp.

Dan informasi tersebut sering datang dari grup tetangga,grup reunian, bahkan grup keluarga yang mana banyak berita belum di filter. Atau belum diketahui benar tidaknya. Maka dari itu kenapa banyak para bunda yang terjaring kena umpan dari para pelaku penyebar hoax.

Metode apa yang mereka gunakan?

Metodenya bukan gendam bunda karena ini main digital, jadi mereka menggunakan metode-metode yang banyak orang awam belum tahu.

Metode yang mereka gunakan adalah phising, phising sendiri adalah upaya untuk mendapatkan informasi data seseorang dengan teknik pengelabuan. Data yang menjadi sasaran phising adalah data pribadi (nama, usia, alamat), data akun (nama pengguna dan kata sandi), bahkan finansial (informasi kartu kredit, rekening).Informasi data phising yang diperoleh bisa langsung dimanfaatkan untuk menipu korban, atau bisa juga dijual ke pihak lain untuk melakukan tindakan tidak bertanggung jawab seperti penyalahgunaan akun. Aksi kejahatan dunia maya ini memang berbahaya. Pinjol (pinjam online) tanpa izin misalnya.

Cara menangkisnya bund

Sebenarnya cukup mudah kok untuk mengetahui informasi itu benar dan salah.

Waspadai judul yang bombastis (click bait)

Jika menerima informasi dengan judul yang "wow", sante dulu bunda bisa aja pelaku memberikan sihir jahat untuk bunda padahal bisa saja terkesan mustahil atau warta dusta.

Cermati sumbernya

  1. Perhatikan linknya, jika situs diakhiri dengan domain bukan dari pemerintah contohnya go.id sebaiknya bunda jangan klik link tersebut.Jika informasi tersebut dari pemerintah.
  2. Alamat sumber harus valid, contoh yang valid kominfo.go.id bukan kom-1nf0.xyz , Jika alamat domain atau sumber tadi ada huruf dikombinasi angka atau ada tanda lain bisa saja itu bukan alamat asli jadi harus berhati-hati.
  3. Cari ke-validan informasi terlebih dahulu, bunda bisa googling buka (google.com). Contoh kasus seperti gambar dibawah
loh kan hoax!

Tanyakan pada ahli

Bunda bisa konsultasi ke teman-teman yang ahli, saudara atau tetangga yang ahli seperti dokter misal, jika ada informasi seputar kesehatan yang ada di WA bisa dikonsulkan ke dokter tersebut bukan dukun ya bunda.

Kesimpulannya

Jadi bunda harus hati-hati menerima informasi difilter dulu, dengan cara diatas tadi. kemudian jika bunda merasa itu valid dan banyak informasi yang mendukung. Bunda boleh kok membagi ulang informasi tersebut. Karena informasi yang valid semua orang juga membutuhkan. Ingat was was boleh tapi tetap harus awas dengan cara waspada!

Sekian semoga bermanfaat, Terima kasih 🙆‍♂️

Data Source:

https://katadata.co.id/desysetyowati/digital/5fb7b04fa5eb9/survei-kic-masyarakat-lebih-percaya-medsos-ketimbang-situs-pemerintah?utm_source=Direct&utm_medium=Tags%20Hoaks&utm_campaign=Regular%20HL%20Pos%201

Great! You've successfully subscribed.
Great! Next, complete checkout for full access.
Welcome back! You've successfully signed in.
Success! Your account is fully activated, you now have access to all content.