Peran kantong ajaib digital

TelisikAsik Feb 22, 2021

Di era digital saat ini, semua pembayaran dari tunai ke non tunai semakin marak itu karena didasari oleh perkembangan pasar dan regenerasi SDM dari mancanegara. Akhirnya mau ga mau semua berbondong bondong adaptasi. Kalau didengar obrolan seperti "saya udah transfer ya tolong dicek" sebenarnya sudah lama yaitu pada era anjungan tunai mandiri atau yang disebut ATM pada tahun 1987. Bank Niaga lah yang pertama kali mengenalkan alat canggih ini. Padahal kalau diurut ke belakang sejarah ATM sendiri pada tahun 1960-an, kalau dihitung total butuh 27 tahunan untuk user "paham" cara transaksi dengan ATM.

Namun semenjak lahirnya e-wallet salah satunya yaitu GoPay, yang bisa dikatakan memperkenalkan e-wallet pertama ke para user. Mereka membutuhkan waktu 5 tahunan agar user "paham" cara alur kerja dari e-wallet. Seiring bergulirnya waktu kian banyak e-wallet yang hadir ikut meramaikan pasar sehingga user mempermudah memilih sesuai "kebutuhan". Iya kebutuhan, karena setiap wallet punya fitur beda beda.

Dilansir dari Suara Surabaya, Pembayaran Digital dan Logistik Jadi Trend E-Commerce 2021 bahkan Katadata pun pernah melakukan survei

https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2021/02/01/sederet-tempat-yang-diharapkan-menerima-transaksi-dompet-digital#
https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2021/01/29/nilai-transaksi-e-commerce-mencapai-rp-2663-triliun-pada-2020
https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2020/09/10/berapa-jumlah-penyedia-pembayaran-digital-di-indonesia
https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2020/10/28/survei-kic-dompet-digital-paling-banyak-digunakan-saban-hari

Dari sini kita dapat mengetahui bahwa metode pembayaran non tunai kini telah melekat dalam kehidupan masyarakat. Kendati para user sudah mengikuti zaman namun masih banyak yang belum menjangkau dan mengetahui perbedaan e-wallet dan bank biasa. Bahkan sekarang ada bank digital apa perbedaannya? untuk itu hamba disini mencoba berbagi informasi tentang perbedaan dan esensi dari ketiga media perfulusan yang hamba sebutin tadi.


E-wallet itu apa?

Digital wallet atau E-wallet merupakan e-wallet berbasis aplikasi di smartphone, salah satu bentuk financial technology (fintech) yang menjadi alternatif metode pembayaran dengan memanfaatkan media internet.


Contoh: GoPay,OVO,LinkAja,DANA dan sebenarnya masih banyak lagi (zaman sekarang ini)

Kalau dulu hamba sudah mencoba 4 e-wallet. Namun sekarang hamba hanya menggunakan 2 e-wallet. Apa aja itu? GoPay dan DANA. Yap waktu dulu emang hamba pengguna ke-4 kantong ajaib tersebut. OVO buat makan diluar (ya waktu itu masih gencar OVO promo sana sini belum pandemi juga),nonton bioskop,sampai investasi pergold-an. LinkAja dulu hanya butuh saat kulyah bantuan dari pemerintah. Sedangkan DANA hamba buat manfaatin fitur transfer ke bank (dulu). Kalau gopay sendiri dari ke-4 e-wallet tadi hamba sudah dulu install karena kebutuhan riset skripsi wkwkw.

Namun untuk sekarang mengapa hamba memilih GoPay? yang jelas ada endusan aroma merge antara tokped sama gopay selain itu ga ribet aja sih install apps yang banyak. Terus kalau dana ada fitur nyimpen fulus ini seperti flexicash di jenius tanpa diambil admin jadi bisa nabung juga wkwkw selain itu juga masih ada beberapa fitur yang cihuyy untuk dibahas disini. Mungkin lain waktu postingan selanjutnya ya hamba akan review 4 kantong ajaib tersebut.

Kalau hamba boleh saran untuk menghindari derai air mata, taruhlah saldo mu secukup mungkin, karena terkadang kita terkena genjutsu atau penipuan onlen tanpa sadar. Selain human error sendiri terkadang kutu mungil alias bug (kesalahan program) juga sering terjadi.


Bank digital vs bank biasa aja

Bank digital merupakan layanan perbankan digital adalah layanan atau kegiatan perbankan dengan menggunakan sarana elektronik atau digital milik Bank, dan/atau melalui media digital milik calon nasabah dan/atau nasabah Bank, yang dilakukan secara mandiri - kata OJK


Contoh: Jenius,TRMW,NyalaOCBC (sementara ini yang hamba tahu)


Yang terlihat jelas perbedaanya yaitu fitur, metode atau alur aja. Oh iya bank biasa pun kini adaptasi mengikuti metode bank digital. Iya makin digital, pengalaman hamba sendiri menggunakan bank digital baru 1 sedangkan bank biasa hamba menggunakan bank swasta karena segi ux dan fitur ajaibnya yang banyak ditiru bank lain. Apa itu? tunggu aja hamba akan review wkwkw.



Kapan dan seberapa sering kita gunakan?

Sesuaikan dengan kebutuhanmu itu jawaban menurut hamba yang "pas".  Tapi disarankan dari 4 e-wallet atau dompet elektronik kalau bisa install salah satu.Sedangkan untuk bank digital jika kebutuhanmu merasa "banyak" semisal butuh fitur yang emang dimiliki oleh bank tersebut. Ya monggo install.

Sek awam aku mz, bingung hare piye terus?

Meski kamu belum menjadi pengguna bank digital tak perlu risau. Karena sekarang dapat melakukan transaksi dengan mudah tanpa harus pindah bank sana sini. Kamu dapat memanfaatkan beberapa teknologi atau metode yang sudah ada seperti berikut:

Teknologi Qris

https://www.kompasiana.com/didikaha/5eda1170d541df1faa7e7b22/pake-qris-transaksi-pembayaran-gak-pake-ribed-lagi-lho?page=all

Ingatnya qris bukan keris, teknologi ini diusung oleh Bank Indonesia langsung. Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) adalah standarisasi pembayaran menggunakan metode QR Code dari Bank Indonesia agar proses transaksi dengan QR Code menjadi lebih mudah, cepat, dan terjaga keamanannya. Jadi simplenya adalah kamu dapat bertransaksi dengan mudah tanpa harus install apps. Contoh kamu beli es teh di salah satu cafe terus disana pembayarannya menggunakan qr code OVO (bukan sok digital,emang eranya) terus kamu hanya punya aplikasi LinkAja. Ya udah tinggal scan aja qr codenya beres. Ga perlu dibikin repot mah sekarang.


Metode Rekber

Sebenarnya rekber ini udah pernah hamba ulas di postingan tipu muslihat

Menghindari tipu muslihat dalam bertransaksi online
> Disclamer: “Disini hamba tidak menuntun kamu untuk merusak kepercayaan keduabelah pihak. Namun memberi visual yang berbeda”Sering melakukan transaksi online? baik kamu sebagai penjual atau pembeli pastisudah pernah melewati ranjau tipu muslihat yang dibuat oleh penjahat? ya semuapernah merasak…

Tapi ga masalah hamba akan jelaskan ulang secara singkat padat mantab. Singkatnya rekber itu jasa rekening bersama mereka punya rekening diatas 2 bank biasanya, jadi jika kamu ga punya rekening bank A untuk membayar barang onlen shop yang kamu beli.

Karena onlen shop itu hanya punya rekening bank A kamu dapat mencari jasa rekber untuk membantu membayar ke rekening penjual (ini rame jaman kaskus dulu). Tapi apakah sekarang rekber masih ada? jawabanya ada tapi yang terpercaya belum tahu. Toh sekarang kamu sering beli barang juga di shopee tokped atau e-commerce lain (yang jelas terpercaya). Jadi ga perlu bingung bayar pakai bank apa karena udah tersedia aneka macam metode pembayaran.

Nah tapi kalau ingin transfer transfer gimana?

Sekarang juga banyak layanan yang memungkinkan kamu untuk melakukan transfer antarbank tanpa harus membayar biaya administrasi sekitar Rp6.500. Fitur itu banyak tersedia di e-wallet salah satunya Dana dan Gopay selain dompet biru dan ijo tadi ada juga startup membuka layanan transfer free biaya admin yaitu Flip.id dan OY Indonesia mereka juga bisa top-up kantong ajaibmu jadi gratis lho. Apakah mereka juga sudah dapat izin dari OJK? mereka malah sudah dapat izin oleh Bank Indonesia.

Kesimpulan

Akhir dari d̶o̶n̶g̶e̶n̶g̶  tulisan diatas adalah era digital jelas memberi dampak yang besar bagi kita salah satunya transaksi semakin mudah dan aman. Selain itu peran dari kantong ajaib sangatlah membantu jadi kamu ga perlu bawa dompet berisikan tebel (nanti iri aku loh) cukup bawa SIM atau KTP ajalah. Sedangkan bank digital juga beperan sebagai kompetitor yang ciamikk untuk bank lain karena dari situ semua akan ikut culture yang baru, SDM juga akan adaptasi dikemudian hari.

Oke mungkin itu dulu tunggu postingan selanjutnya dari hamba. Semoga tulisan ini bermanfaat dan Terima kasih!

Sumber tuyo dari pegunungan lain:

https://www.bi.go.id/id/edukasi/Documents/Bahan-Sosialisasi-QRIS.pdf

Great! You've successfully subscribed.
Great! Next, complete checkout for full access.
Welcome back! You've successfully signed in.
Success! Your account is fully activated, you now have access to all content.