Menghindari tipu muslihat dalam bertransaksi online

KilasRingkas Jan 06, 2021
Disclamer: "Disini hamba tidak menuntun kamu untuk merusak kepercayaan kedua belah pihak. Namun memberi visual yang berbeda"

Sering melakukan transaksi online? baik kamu sebagai penjual atau pembeli pasti sudah pernah melewati ranjau tipu muslihat yang dibuat oleh penjahat? ya semua pernah merasakan termasuk hamba. Tapi apakah kita bisa melewati ranjau itu bagai casper tinggal lewat santuyy. Jawabannya Bisa kok!

Disini hamba akan bicara sangat luas, seperti cintaku kepadamu. Maksudnya konteks ini bisa dari e-commerce ataupun online shop di sosmed, yang besar aja sering kena apalagi kecil. Dan disini hamba memberi tips untuk kedua belah pihak jadi tidak ada mengarah satu sudut ya.

jiakhhh

Udah ga perlu banyak kata nih langsung saja, berikut adalah tips kilas ringkas dari hamba. Mungkin bisa jadi sebuah saran referensi untuk menghindari ranjau ilusi dalam bertransaksi:

Percaya terhadap testimoni? bisa sih..

Kamu terkadang melihat sebuah testimoni itu lebih dari cukup untuk membangun sebuah kepercayaan? Iya sih tapi kita diberi anugerah oleh mahacinta, jadi kita dapat belajar dan memilah atas dikotomi. Mana yang benar atau tipuan maya? karena sekarang era digital jelas para b*jing*n banyak akal untuk mengelabui. Lantas bagaimana untuk kita bisa percaya? Gampang kok kamu dapat melihat beberapa review dan kamu bisa kontak beberapa akun tersebut untuk cerita produk yang telah dibeli kalau bisa teman terdekatmu. Sebab hasil riset ke 32 orang random waktu itu, hamba menemukan fakta yang kamu bisa interpretasi sendiri

riset sendiri

Hati-hati struk bisa diedit

"Aku sudah bayar boss" nih buktinya. Eitttsss santai dulu bos jangan dimulai transaksi coba cek dulu melalui mutasi rekeningmu. bener masuk ga? bisa aja mereka edit di photoshop. Pengalaman hamba dulu pernah ditipu model seperti ini jadi udah tahulah. Udah di cek ga ada tapi pembeli masih ngotot? bahkan sampe lapor polisi? tenang ga usah takut boss kalau kamu merasa benar santai aja.

Tanyakan CS bank kamu

Langkah paling ampuh menurut hamba bisa tanyakan ke CS bank, karena bisa aja pembeli memberi alasan aplikasi atau atm sedang rusak. Jangan sampe kita dibodohi mereka.

Cek dulu, jangan buru transaksi

Terkadang masih terbelenggu banyaknya pertanyaan seputar rekening, baik sebagai pembeli atau penjual. Kamu ga salah kok karena kamu sudah melangkah dengan benar kamu bisa cek terlebih dahulu untuk data rekening apakah rekening dari pihak penjual atau pembeli pernah bikin desas-desus kasus yang selalu berhembus. Untuk itu kamu coba cek dulu dengan cara ke link berikut: https://cekrekening.id/. Yap situs ini buatan dari kominfo untuk mengecek apakah rekening ini penipu atau tidaknya. Selain itu kamu juga bisa menggunakan situs kredibel sama kok fungsinya https://www.kredibel.co.id/.

Lanjut pernah dengar kata rekber? Rekber (rekening bersama) merupakan suatu metode pembayaran atau transaksi yang dilakukan online. Metode ini dianggap aman ketimbang harus transfer langsung ke rekening penjual. Di luar negeri, rekber dikenal dengan Escrow Service. Emang transaksi rekber ada yang terpercaya? ada kok banyak. Tapi kalau kamu masih ragu bisa gunakan layanan dari flip.id atau oy indonesia. Selain hapus fee beda bank menurut hamba ini bisa menjadi rekber karena lebih terpercaya.

Transfer antar bank tanpa biaya!
Saya sudah bisa transfer antar bank gratis! Kamu juga mau? Cek https://flip.id/start
OY! Indonesia
Simple. Swift. Secure.

Kesimpulan

Jadi kamu entah penjual atau pembeli sebaiknya tetap waspada atas kejahatan digital dan tetep saling bangun kepercayaan masing-masing. Jangan sampai kena tipu lagi! kalau kamu bilang ini ribet, sekarang aku tanya lebih baik ribet atau rugi?

Oke semoga bermanfaat dan matur nuwun!

Great! You've successfully subscribed.
Great! Next, complete checkout for full access.
Welcome back! You've successfully signed in.
Success! Your account is fully activated, you now have access to all content.